.

.

Pages

Monday, December 26, 2005

(4 Kebenaran Mulia) Kebenaran Mulia tentang Berhentinya Dukkha ?


Apa itu berhentinya penderitaan ?

Ia adalah penghentian dan pemadaman sempurna dari keinginan,
Ia adalah peninggalan dan pelepasan,
Pembebasan diperoleh darinya,
Pemisahan diperoleh darinya.

Dan bagaimana kemelekatan ini dapat dihentikan,
Bagimana penghentian ini bisa terjadi ?

Dimanapun juga di dalam dunia ini, dimana terdapat suatu yang ramah dan menyenangkan,
Disinilah penghentiannya dapat terjadi.

Dan apa itu, yang berada di dunia ini, yang ramah dan menyenangkan ?

Mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan, objek-objek pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Kesadaran mata, kesadaran telinga, kesadaran penciuman, kesadaran pengecapan, kesadaran sentuhan, kesadaran pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Kontak mata, kontak telinga, kontak penciuman, kontak pengecapan, kontak sentuhan, kontak pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Perasaan lahir dari kontak mata, kontak telinga, kontak penciuman, kontak pengecapan, kontak sentuhan, kontak pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Pencerapan dari penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan, objek-objek pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Kehendak berkenaan dengan penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan, objek-objek pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Nafsu keinginan berkenaan dengan penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan, objek-objek pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Pemikiran kuat tentang penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan, objek-objek pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Pengidaman tentang penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, sentuhan, objek-objek pikiran adalah ramah dan menyenangkan di dunia ini.

Semua penjelasan inilah adalah ramah dan menyenangkan di dunia, dan di sana lah kemelekatan dapat dibebaskan serta penghentian dapat terjadi
Inilah, yang disebut sebagai Kebenaran Mulia tentang Berhentinya Dukkha (Penderitaan).

No comments: